Assalamu’alaikum gays,
sis. Bagaimana kalian sekarang generasi 90an angkatan terakhir ?, sudah
keterima di PTN tertentu ? Atau mungkin ada yang diterima di PTK, atau bahkan
ada yang sudah diterima di Perguruan Tinggi Luar Negeri ? Kalau ada , saya
ucapkan Alhamdulillah, dan kalau pun ada yang belum diterima di perguruan
tinggi manapun, terus berusaha , berjuang hingga tak ada hari esok. Dan kalau
pun Allah masih belum memberikan jawaban dimana kalian akan kuliah nanti, keep
calm, Allah pasti akan memberikan solusi terbaik bagi setiap hambanya.
Ane disini ingin
berbagi pengalaman aja ya perihal kejadian kejadian yang menyangkut masalah
pencarian destinasi pendidikan baru *anjayyy, yang ane alami maupun yang
temen-temen ane alami. First ya tentu pertanyaan yang selalu muncul dalam benak
diri kita tentang masa depan kita “ Nanti gede, gue mau jadi apa ya ?”.
Pertanyaan itu terus terngiang ngiang dalam benak kita bagaikan jerawat yang
tak mau hilang dari wajah kiat *oke yang ini sedikit menjijikan. Jujur, ane pun
masih belum tau apa tujuan hidup ane kedepannya mau menjadi seperti apa, tetapi
biarlah waktu yang akan menjawabnya. Pas baru masuk kelas 12, banyak pertanyaan
yang datang dari sisi manapun bagaikan jatuhan meteor yang mau menubruk bumi
pada periode Jurassic, datang silih berganti, “ Nanti kamu mau kuliah dimana
?”. Sejujurnya itu adalah pertanyaan yang paling menyebalkan bagi ane, karena
ane pun bingung banget mau dimana nantinya, karena ya ane belum menyusun
ataupun punya target untuk ke mana pun, ujian aja belum soalnya. Ok next.
Singkat cerita aja,
semua teman teman ane terlihat amat bersungguh-sungguh untuk mengejar target
mereka menuju Universitas yang mereka idam-idamkan, ada yang mengikuti les
tambahan dengan biaya yang agak lumayan, ada juga yang pasrah seraya berdo’a
agar dimudahkan untuk memasuki universitas idaman. Semua proses berlanjut
begitu saja sampai kami tak sadar bahwa pengumuman SNMPTN sudah dekat. Begitu
waktunya tiba pengumuman SNMPTN, Alhamdulillah 2 orang teman kami diterima pada
jalur ini, dan yang lain belum menemui rezekinya disini, termasuk ane. Menuju
SPAN PTKIN, jalur yang diperuntunkkan untuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam
Negeri, dan hasinya pun demikian, 3 orang dari kami diterima pada jalur ini.
Setelah kita menunggu jalur undangan ini, kami pun bersama sama mengikuti
SBMPTN. Segala persiapan telah kami rencanakan , belajarpun kami mati-matian,
ya tapi gak sampai mati lah wkwkwkwk. Di SBMPTN ini, banyak hal yang tidak
terduga. Pinter tidak menjamin orang tersebut akan lulus dengan mudah, yaa
walaupun semua itu tergantung usaha masing-masing. Tapi mbok yo , walaupun gk
keterima SBMPTN, masih ada jalur mandiri, ada juga beasiswa ke luar negeri, YAA
BEASISWA LUAR NEGERI.
Kali ini temen ane yang
lulus beasiswa luar negeri ini, tepatnya di Universitas Songkla Thailand. Ya
memang sih orang ini dari awal niatnya emang udah disini, segalanya telah dia
persiapkan. Sebenernya ikut beasiswa luar negeri menurut dia tidak susah kok,
cukup mau ribet ribet dengan berkas :v, persiapin ini itu buat wawancara, dan
inget orang tua yang selalu membesarkannya, yaa bener aja, dia berhasil.
Congratz ya…
Tapi kesuksesan itu
sebenarnya bukan terletak dimana kalian kuliah nanti, sukses itu akan terjadi
bila kalian mau mengubah pola pikir kalian menjadi orang sukses. Banyak kok
yang gk kuliah malah lebih sukses daripada yang kuliah. Semua itu tergantung
pada usaha dan niat masing-masing.